Jakarta, 12 Februari 2026 — Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta kembali menegaskan kiprahnya di panggung global melalui keikutsertaan Ustadzah Rina Susanti Abidin Bahren, M.A. dalam Simposium Internasional bertajuk “Ethical Wealth & Social Impact” yang diselenggarakan bekerja sama dengan Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR). Forum bergengsi ini mempertemukan akademisi, praktisi, dan pemikir dari berbagai negara untuk membahas peran etika dalam pengelolaan kekayaan serta dampaknya bagi kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan.
Partisipasi aktif IDAQU dalam forum internasional tersebut menjadi refleksi nyata komitmen kampus Qur’ani ini dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, etika, dan keilmuan modern dalam pengembangan pendidikan tinggi. Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap ekonomi beretika dan keuangan berkelanjutan, kehadiran perwakilan IDAQU memperkuat posisi institusi ini sebagai bagian dari percakapan dunia tentang bagaimana kekayaan, bisnis, dan kebijakan publik dapat diarahkan untuk menciptakan kemaslahatan sosial.

Melalui Simposium “Ethical Wealth & Social Impact”, para peserta mendiskusikan berbagai model pengelolaan kekayaan yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperhatikan keadilan, keberlanjutan, dan dampak sosial. Perspektif ini sejalan dengan visi IDAQU Jakarta yang menempatkan Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam sebagai fondasi dalam membangun peradaban ilmu pengetahuan, termasuk dalam bidang ekonomi, hukum, dan tata kelola sosial.
Keterlibatan Ustadzah Rina Susanti Abidin Bahren, M.A. dalam forum ini juga menunjukkan bahwa IDAQU tidak hanya berfokus pada lingkup nasional, tetapi aktif membangun jejaring internasional demi peningkatan mutu akademik dan relevansi global. Kolaborasi dengan UTAR membuka ruang pertukaran gagasan, riset, dan praktik terbaik yang dapat memperkaya pengembangan kurikulum dan ekosistem pendidikan di IDAQU, sekaligus membawa perspektif keislaman Indonesia ke forum dunia.

Di tengah tren global yang semakin menempatkan pendidikan sebagai kunci transformasi sosial, kehadiran IDAQU dalam simposium internasional ini menjadi penegasan bahwa kampus ini siap berkontribusi lebih luas. Dengan memadukan nilai Qur’ani, keunggulan akademik, dan keterbukaan terhadap kolaborasi global, IDAQU Jakarta terus mengukuhkan diri sebagai institusi pendidikan Islam yang relevan, adaptif, dan berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan, baik di Indonesia maupun di tingkat dunia.
















