Tangerang, 6 Juni 2026 – Sanad Al-Qur’an Riwayat Hafs kembali menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta. Dalam gelaran Wisuda Tahfizh Nasional (WTN) 2026, dua mahasiswi IDAQU berhasil meraih Sanad Al-Qur’an Riwayat Hafs Ṭayyibat an-Nasyr, yaitu Maulida Fitriatunnisa dan Nila Wulandari.
Pencapaian tersebut melanjutkan rangkaian prestasi mahasiswa IDAQU dalam WTN 2026. Sebelumnya, sejumlah mahasiswa juga berhasil menorehkan capaian membanggakan, mulai dari kelulusan hafalan 30 juz hingga perolehan sanad dalam bidang kaligrafi Islam. Kehadiran Maulida dan Nila semakin mempertegas semangat mahasiswa IDAQU dalam menjaga tradisi keilmuan Al-Qur’an.
Sanad Al-Qur’an Riwayat Hafs Memiliki Nilai Keilmuan yang Tinggi
Sanad Al-Qur’an merupakan mata rantai keilmuan yang menghubungkan seorang pembelajar Al-Qur’an dengan para guru hingga bersambung kepada Rasulullah SAW. Oleh karena itu, memperoleh sanad bukan hanya tentang kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga tentang ketelitian, kedisiplinan, serta adab dalam menuntut ilmu.
Sementara itu, Riwayat Hafs Ṭayyibat an-Nasyr menjadi salah satu jalur periwayatan yang dipelajari secara mendalam oleh para penuntut ilmu Al-Qur’an. Proses pembelajarannya membutuhkan kesungguhan dan konsistensi dalam menjaga kualitas bacaan.
Selain itu, setiap tahapan yang dilalui juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an dari generasi ke generasi.
Sanad Al-Qur’an Riwayat Hafs Jadi Inspirasi bagi Mahasiswa
Keberhasilan Maulida Fitriatunnisa dan Nila Wulandari menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an. Di tengah berbagai aktivitas perkuliahan, keduanya tetap berupaya menjaga semangat belajar dan memperdalam ilmu Al-Qur’an.
Tidak hanya itu, pencapaian ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam menjaga warisan keilmuan Islam. Melalui ketekunan dan bimbingan para guru, proses belajar dapat melahirkan capaian yang membanggakan.
Dengan demikian, semangat mencintai Al-Qur’an dapat terus tumbuh di lingkungan kampus.
WTN 2026 Jadi Ajang Tumbuhnya Generasi Qur’ani
Wisuda Tahfizh Nasional 2026 menjadi momentum penting bagi para peserta untuk merayakan perjalanan panjang dalam mempelajari Al-Qur’an. Selain menjadi bentuk apresiasi, kegiatan ini juga mempertemukan para penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi mahasiswa IDAQU, WTN bukan sekadar seremoni kelulusan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat semangat menjaga hafalan, memperdalam bacaan, dan melanjutkan tradisi keilmuan yang telah diwariskan oleh para ulama.
Informasi mengenai program pendidikan dan kegiatan kampus dapat diakses melalui https://idaqu.ac.id.
Mahasiswi IDAQU dan Semangat Menjaga Al-Qur’an
Perjalanan Maulida Fitriatunnisa dan Nila Wulandari menjadi pengingat bahwa setiap proses membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Di balik pencapaian tersebut, terdapat waktu yang diisi dengan belajar, murojaah, serta bimbingan dari para guru.
Selain itu, keberhasilan keduanya menunjukkan bahwa mahasiswi mampu berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan tradisi keilmuan Al-Qur’an. Semangat tersebut diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terus mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Menjaga Estafet Keilmuan Al-Qur’an dari Generasi ke Generasi
Rangkaian prestasi mahasiswa IDAQU dalam Wisuda Tahfizh Nasional 2026 menghadirkan banyak kisah inspiratif. Dari keberhasilan menyelesaikan hafalan 30 juz, meraih sanad kaligrafi, hingga memperoleh Sanad Al-Qur’an Riwayat Hafs Ṭayyibat an-Nasyr, semuanya menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat diwujudkan melalui berbagai ikhtiar.
Bagi Maulida Fitriatunnisa dan Nila Wulandari, capaian ini bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, sanad yang telah diperoleh menjadi amanah untuk terus menjaga kualitas bacaan serta menebarkan manfaat melalui ilmu Al-Qur’an.
Di lingkungan IDAQU Jakarta, semangat tersebut terus tumbuh melalui budaya belajar yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk menjadi penjaga Al-Qur’an dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Terinspirasi dari perjalanan para mahasiswa IDAQU dalam Wisuda Tahfizh Nasional 2026? Kini saatnya kamu menulis kisahmu sendiri. IDAQU Jakarta membuka kesempatan bagi para pelajar, santri, dan generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi dalam lingkungan Qur’ani yang mendukung prestasi, karakter, dan pengembangan potensi diri. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui PMB IDAQU 2026. IDAQU, kampus berkualitas, biaya gak bikin cemas.
















