ISLAM, YAHUDI, & HARAKI: Kritik Komparatif Tafsir Antisemitisme Sayyid Qutb dan Husayn Fadlallah
Penulis: Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA. Kategori: Umum Penerbit: Lembaga kajian Dialektika Telah Terbit: 28 February 2026 ISBN: 978-634-7342-40-9 Halaman: 272 Bahasa: Indonesia Dimensi: 15,5×23 cm More Details*Menguak Jejak Antisemitime dalam Tradisi Tafsir Haraki! 📖✨*
Di tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah dan menguatnya wacana keagamaan dalam gerakan sosial-politik, bagaimana sebenarnya Al-Qur’an ditafsirkan ketika berbicara tentang Bani Israil dan Yahudi? Apakah tafsir dapat membentuk sikap ideologis, bahkan memengaruhi arah sebuah gerakan?
Buku ini mengajak pembaca menelusuri jejak penafsiran bernuansa antisemitisme dalam tradisi tafsir ḥaraki melalui dua karya penting: Fī Ẓilāl al-Qur’an karya Sayyid Qutb dan Min Wahyi al-Qur’an karya Sayyid Husayn Fadlallah. Dengan pendekatan historis dan analisis kritik-komparatif, buku ini memperlihatkan bagaimana perbedaan latar teologis dan sosial melahirkan corak tafsir yang berbeda—dari bahasa yang kritis, ideologis, dan konfrontatif, hingga pendekatan yang lebih moderat, kontekstual, dan etis.
Lebih dari sekadar kajian tafsir, buku ini juga mengungkap bagaimana penafsiran dapat memengaruhi gerakan keagamaan, baik dalam ranah pemikiran maupun aksi. Pengaruh pemikiran Sayyid Qutb, misalnya, terbukti lebih kuat dalam membentuk orientasi gerakan tertentu dibandingkan pendekatan Fadlallah yang lebih analitis dan inklusif.
Ditulis dengan perspektif akademik yang jernih namun tetap mudah diikuti, buku ini memberikan wawasan penting bagi pembaca yang ingin memahami hubungan antara tafsir Al-Qur’an, dinamika ideologi, dan realitas konflik kontemporer. Sebuah refleksi mendalam tentang bagaimana teks suci dibaca, dipahami, dan dihidupkan dalam dunia yang penuh ketegangan dan perubahan.
Di tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah, bagaimana sebenarnya Al-Qur’an ditafsirkan ketika berbicara tentang Bani Israil dan Yahudi? Buku “Islam, Yahudi & Haraki” karya Dr. Mohamad Mualim, Lc., MA. hadir melakukan kritik komparatif yang tajam terhadap dua karya besar: Fi Zilal al-Qur’an karya Sayyid Qutb dan Min Wahyi al-Qur’an karya Husayn Fadlallah.
Buku ini bukan sekadar kajian akademis, melainkan sebuah perjalanan menelusuri bagaimana penafsiran agama dapat membentuk sikap ideologis bahkan arah sebuah gerakan sosial-politik.
Kenapa Buku Ini Wajib Anda Miliki?
✅ Analisis Komparatif yang Mendalam: Membedah perbedaan latar teologis dan sosial yang melahirkan corak tafsir konfrontatif vs tafsir yang lebih analitis dan inklusif.
✅ Pendekatan Historis-Kritis: Menggunakan analisis kritis, ideologis, dan etis untuk mengungkap bagaimana penafsiran dapat memengaruhi gerakan keagamaan.
✅ Relevansi Kontemporer: Menawarkan perspektif yang lebih moderat, kontekstual, dan etis dalam memahami hubungan Islam dan Yahudi di era modern.
Temukan jawaban apakah tafsir dapat benar-benar objektif atau justru menjadi alat ideologi gerakan tertentu. Sebuah rujukan penting bagi akademisi, peneliti, dan siapa pun yang peduli pada isu kerukunan serta studi Al-Qur’an.
🛒 Segera Dapatkan Koleksinya!
[https://wa.me/6285732423658]

