PGMI Idaqu Gelar Webinar Kolaborasi, Persiapkan Guru Era Society 5.0

Webinar Kolaborasi

Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Daarul Qur’an Jakarta (Idaqu) telah melaksanakan Webinar Kolaborasi dengan tema “Integrasi Pendidikan Karakter dalam Merdeka Belajar di Era Society 5.0”. Acara ini merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan oleh Prodi PGMI Idaqu dengan Prodi PGMI UIN Sayyid Ali Rahmatullah, Prodi PGMI INAIS Bogor, Prodi PGMI IAIN Madura, dan Prodi PGMI Universitas Zainul Hasan.

Webinar yang digelar pada Rabu (5/10) ini mengundang Dr. Andi Praswoto, S.Pd.I., M.Pd.I, Ketua Perkumpulan Dosen PGMI INDONESIA sebagai Keynote Speaker. Adapun sebagai narasumber Muhammad Fauzan Muttaqin, M.Pd, Dosen PGMI Idaqu, Dr. Adi Wijayanto, S.Or., S.Kom., M.Pd., AIFO., Dosen PGMI UIN Sayyid Ali Rahmatullah, Nur Fitri Amalia, M.Pd, Dosen PGMI Universitas Zainul Hasan, Mutik Nur Fadhilah, M.Pd, Dosen IAIN Madura dan Ir. H. Rusdiono Mukri, M.Pd, Dosen INAIS Bogor.

Acara yang diinisiasi oleh Miftachudin, M.Pd. Ketua Program Studi PGMI Idaqu ini disambut baik oleh Rektor Idaqu, Dr. M. Anwar Sani, S.Sos.I., M.E. “Ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa, sebenarnya saat ini kita dihadapkan dengan teknologi yang luar biasa, yang mana teknologi itu ada di dalam genggaman kita,” ucap Rektor.

“Bagaimana kemudian kita bisa menyikapi ini? Dan sebagai pengajar kita harus bisa menyesuaikan diri, harus bisa berbaur, Integrated dengan perkembangan yang terjadi. Para pengajar itu harus mempersiapkan diri, membuat suasana belajar menjadi ringan dan nyaman, yang terpenting penyerapan ilmu tercapai,” terang Rektor saat memberikan sambutan.

Sementara itu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Putri Nurina, MA.Pd. berpendapat bahwa sebagai guru harus bisa memberikan yang terbaik untuk muridnya.

“Pendidikan karakter untuk anak-anak diusia SD itu sangat penting, segala sesuatu yang mereka lihat dan alami itu akan selalu menempel di ingatan mereka dan akan menjadi kebiasaan dan watak. Maka dari itu sebagai calon guru kita selalu dituntut untuk menjaga sikap kita di depan siswa-siswi,” Terang Putri.

“Kalau kita lihat saat ini pendidikan mengalami perubahan yang sangat signifikan apalagi semenjak adanya pandemi. Pada saat ini pendidikan sudah berubah orientasinya, sudah bisa dilakukan secara online. Bisa belajar dimana saja dan kapan saja,” tutupnya.

Sesuai dengan tema Webinar kali ini, para narasumber membawakan materi yang berkaitan dengan pendidikan karakter guru dalam merdeka belajar di era society 5.0. Adapun pemateri yang pertama yakni Muhammad Fauzan Muttaqin, M.Pd yang membahas tentang Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter pada Kurikulum Merdeka, dilanjut dengan Nur Fitri Amalia, M.Pd yang membahas Tantangan dan Upaya Implementasi Merdeka Belajar di Era Society 5.0.

Sementara itu Mutik Nur Fadhilah, M.Pd membawakan materi tentang Kegiatan Greenlab dalam Meningkatkan Profil Pelajar pancasila, kemudian Ir. H. Rusdiono Mukri, M.Pd
Melanjutkan dengan Pembelajaran Fun Learning Method: Studi Kasus SDIT Insantama Leuwiliang. Webinar ditutup dengan pemaparan Dr. Adi Wijayanto, S.Or., S.Kom., M.Pd., AIFO.
yang menjelaskan Pengaplikasian Software Book Creator dalam Upaya Peningkatan Gerak Jasmani untuk Menunjang Merdeka Belajar di Madrasah Ibtidaiyah pada Era Society 5.0.

21 Views_