Mendorong Era Digital 5.0, HMP MBS Gelar Seminar Bisnis

Seminar Bisnis Bisnis di Era Digital 5.0

Dalam rangka meningkatkan wawasan bisnis digital kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Daarul Qur’an, Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Bisnis Syariah (HMP MBS) menggelar seminar dengan tema “Membangun Bisnis di Era Digital 5.0”. Pada Kamis (29/9) di aula lt.1 Gedung Kelas Idaqu.

Seminar kali ini menghadirkan pemateri Fransiska Oki Riang Setyana selaku Senior Merchandise Manager Blibli.com dan Rezi Arlansyah, S.E., M.Si, Dosen Prodi Manajemen Bisnis Syariah sekaligus Founder & Chief Strategist PT. RAS Strategik Indonesia.

Selain kedatangan dua pemateri yang hebat, seminar ini juga dihadiri langsung oleh Dr. M. Anwar Sani, S.Sos.I., M.E., Rektor Institut Daarul Qur’an sebagai keynote speaker, Fitra Dila Lestari, M.Pd., Dekan FEBI sebagai opening speech dan Dwi Kartika, S.E.I., M.M., Direktur Marketing dan Komunikasi PPPA Daarul Qur’an selaku moderator.

“Seminar ini merupakan ikhtiar kita dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam agar teman-teman mahasiswa tidak hanya belajar teori dikelas. Dengan adanya seminar-seminar seperti ini maka teman-teman bisa mendapatkan ilmu dari para praktisi bisnis langsung,” terang Dekan FEBI.

Sesuai dengan tema yang dibawakan, seminar kali ini membahas tentang betapa cepatnya perkembangan zaman. Mulai dari Digital 4.0 menuju Digital 5.0. Rezi dalam penyampaiannya membahas detail tentang “Bagaimana bisnis Digital 4.0 di Indonesia dan di Dunia”.

Dalam materinya Rezi menggambarkan tentang adanya “disruption” gangguan besar dalam bisnis yang terjadi karena adanya pergeseran teknologi digital. Dengan adanya “disruption” ini maka akan muncul pelaku-pelaku usaha baru. Mulai dari yang awalnya berjualan di pasar sekarang mulai berjualan di e-commerce dan media sosial

Sementara itu Oki membahas tentang pengembangan bisnis digital hari ini. Oki berpendapat bahwa dengan menggunakan satu platform atau aplikasi bisa melakukan apa saja, mulai dari belanja, kesehatan, travel dan masih banyak lainnya. Terakhir ia berpesan bahwa melakukan bisnis digital tidak hanya tentang berjualan produk tapi termasuk ke dalamnya itu komunikasi dan interaksi dengan customer, supplier maupun mitra kerjasama.