Pembukaan Program Tahfizh Intensif Idaqu

Pada Selasa (20/9), Institut Daarul Qur’an Jakarta (Idaqu) mengadakan pembukaan Tahfizh Intensif yang diselenggarakan di Masjid Al-Anwar Idaqu. Pada kesempatan kali ini, hadir secara langsung Prof. Dr. Zaid Ali Abdalla Al Ghaili selaku Dewan Penasehat Pengkaderan Pengajar Al Qur’an dan Sanad Institut Daarul Qur’an sebagai pemateri.

Selain Prof. Dr. Zaid Ali turut hadir Khoirun Nidhom, Lc., M.A. Kaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Idaqu. Ada beberapa poin yang dibahas oleh Prof. Dr. Zaid yang diartikan langsung oleh Nidhom.

Dr. Zaid berpesan bahwa materi atau dunia yang dikejar-kejar oleh kebanyakan orang mulai dari kecil sampai tua itu akan berakhir ketika manusia itu masuk ke alam kubur.

“Materi yang dikejar selama manusia hidup di dunia serta tahapan-tahapannya dari tingkatan ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah sampai perguruan tinggi, jika hal tersebut adalah untuk mengejar dunia semata mata maka hal tersebut akan berakhir setelah manusia itu masuk ke alam kubur.” ucap Dr. Zaid.

“Adapun jika yang dikejar adalah Al-Qur’an maka Al-Qur’an akan memberikan manfaat, nilai pahala yang lebih, mulai dari ia pertama belajar membaca Al-Qur’an sampai ia meninggal,” lanjutnya.

Lebih jauh lagi, Dr. Zaid menjelaskan metode menghafal Al-Qur’an agar tidak merasa terbebani yaitu dengan cara membacanya berulang-ulang dengan niat hanya membaca bukan menghafal. Dengan seringnya diulang-ulang maka bacaan itu akan secara otomatis terpatri dalam ingatan pembacanya.

Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Idaqu, sebagai bentuk pengenalan lebih lanjut tentang tahfizh intensif yang akan berjalan kurang lebih satu semester. Seluruh mahasiswa baru akan difokuskan untuk mulai menghafal Al-Qur’an atau melanjutkan hafalan yang sudah dimiliki sebelumnya.

Jaka Ghianovan, S.Th.I., M.Ag. selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir & Kepala Bagian Tahfidz berharap dengan adanya petuah dan motivasi dari Prof. Dr. Zaid bisa mengobarkan semangat mahasiswa dalam belajar dan lebih kuat daya ingat kita serta komitmen kita untuk menjaga Al-Qur’an dalam diri kita.