Kuliah Online atau Kuliah Offline

114 Views_

Pandemi COVID-19 ini memberikan dampak yang sangat serius bagi kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk pada sektor pendidikan. Tidak terasa sudah satu tahun setengah di Indonesia kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online. 

Berdasar Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan, maka kegiatan belajar mengajar pun dilakukan secara daring dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

Walaupun kita sudah mulai terbiasa, bahkan nyaman sekalipun dengan kuliah daring ini, namun tetap saja muncul rasa bosan apabila melakukan kegiatan di rumah saja. Kali ini yuk simak perbedaan antara kuliah online vs kuliah offline

  1. Cara Belajar

Pada saat kuliah offline, mahasiswa akan masuk kelas kuliah lalu dosen menyampaikan pelajaran. Dengan metode seperti ini muncul interaksi lebih dekat via tanya jawab, diskusi atau debat kelompok.

Sedangkan Mahasiswa kuliah online hanya membaca textbook terlebih dahulu sebelum mengikuti kelas online. Mahasiswa juga harus membuat jadwal sendiri, dan bisa memotivasi sendiri agar bisa menyelesaikan waktu sesuai yang dijadwalkan.

  1. Lokasi Belajar

Ketika kuliah online, mahasiswa akan diberikan akses untuk login di e-learning, di mana mahasiswa bisa mengakses materi perkuliahan (baik dalam bentuk artikel, atau bacaan elektronik, bahkan video atau rekaman audio kuliah yang disampaikan dosen). Sedangkan untuk kuliah offline kamu harus datang secara langsung ke kampus untuk menghadiri kelas kuliah atau tutorial, lab komputer dan perpustakaan dan fasilitas penting lainnya, 

  1. Biaya

Untuk perbandingan biaya Kuliah online terhitung lebih murah jika dibandingkan dengan perkuliahan offline. Biaya kuliah online bisa lebih rendah karena fasilitas yang terbatas, dan tidak menggunakan sarana dan prasarana kampus. Karena kuliah online hanya perlu komputer dan koneksi internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *