Memotret Ruang Rektor yang Minimalis

1 Views

Kantor adalah rumah keduabagi seorang karyawan, rumah yang jadi tempat kegiatan penuh kita dalam menunaikan segala kewajiban dan tugas bersama rekan-rekan kerja, stakeholders, dan segenap mitra kerja selama jam kerja  tentunya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mendapati kenyamanan saat bekerja. Kita perlu memperhatikan tata ruang, sudut pandang, pelatakan alat perkakas kantor sebagai pendukung kelancaran bekerja, interior, dan kenyamanan ruang kantor itu sendiri. Tak perlu mewah, tak perlu mahal dan juga tak perlu berlebihan. Sarana dan prasana di dalam kantor jika sudah tepat peletakannya maka akan lebih indah. Kenyamanan, serta ketenangan dalam ruang kantor/tempat bekerja dapat diperoleh jika kita bisa menata ruang kantor dengan lebih epik, dan lebih kreatif walaupun mungkin ruangannya kecil/ cukup memadai/minimalis.

Dari dalam ruang meja kantor rektor, terdapat kursi-kursi untuk menjamu tamu VIP (very important person) yang bisa juga digunakan untuk rapat kerja pimpinan dan mengadakan zoom meeting atau sekedar pengarahan segenap dekan dan ketua program studi. Ruang kerja rektor memang terlihat minimalis, tapi sangat luas sebab bisa melihat dari berbagai sudut dengan kaca yang tembus pandang; seperti masjid, halaman depan ruang rektorat, melihat aktivitas karyawan, kegiatan mahasiswa/mahasiswi, parkir berjejer rapih, dan lalu lalang lainnya.

Posisi dan letak meja kerja kantor rektor yang menempatkan posisi meja kantor dari arah datangnya sinar cahaya ini cukup bagus. Hal yang demikian ini akan membuat ruang kantor rektor akan terlihat lebih cerah dan terang. Ini juga akan membuat rektor merasa segar bekerja di tempat yang terang, karena jika keadaan kantor redup akan membuat rektor jadi ngantuk dan cepat lelah. Pandangannya pun menjadi luas. Sebagai filosofinya, akan mendapatkan dan menembus cakrawala berfikir yang luas.

Penataan File – File di dalam ruang meja kantor rektor amat rapih. Untuk file –file yang dianggap penting, ada di sebelah kiri meja kerjanya. Selain itu, file-file tersebut tentu akan mudah akan mudah dijangkau, hal tersebut dapat memacu energi untuk memperlancar prestasi kerja rektor. Penempatan foto-foto di dinding dan quotes pula bisa menambah energy positif dalam bekerja.

Soal peletakan furniture, khususnya kabinet pada pintu juga cukup ciamik, ini dimaksudkan agar pintu dapat terbuka dengan lebar dan hal itu akan membuat orang bisa leluasa untuk keluar dan masuk ruangan. Memang seharusnya untuk furniture rak buku atau kabinet kecil, letaknya jangan sampai mengganggu pandangan dan pergerakan dalam bekerja. Pintu masuk – keluar malah lebih kerennya lagi digunakan yang pola menggeser saja. Lebih mudah.

Di luar depan ruang rektorat, kita bisa perhatikan ada kursi cantik mungil dan pepohonan serta taman-taman yang instragramable (menarik untuk difoto). Keberadaan taman diperluas untuk keindahan dan penghijauan. Taman yang indah, didukung pendestrian yang bagus akan mendorong orang-orang berjalan kaki dengan nyaman. Orang lebih nyaman berjalan kaki, ini bagian dari go green campus juga. Kalau orang jalan kaki, agar selalu sehat, tempat yang benar-benar nyaman buat mahasiswa /dosen/para pimpinan untuk sekadar refreshing, berbincang-bincang, menerima tamu, untuk ekspresi seni, fotografi, video shooting, dan macam-macam.

(writer: Nasrullah Nurdin)