Kuliah Umum, Upgrade Kualifikasi Akademik melalui Kesempatan Studi Lanjut

Kualitas dan profesionalisme dosen dan tenaga kependidikan memiliki kontribusi  besar bagi keterjaminan proses yang bermutu di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Melalui kinerja mereka, layanan akademik dan administratif pendidikan dapat dilakukan secara optimal. Iklim birokrasi akademik yang kondusif tentu akan berimplikasi langsung bagi tumbuhnya kreativitas dan produktivitas civitas akademika.

Dalam rangka mendukung Kualitas dan profesionalisme dosen dan tenaga kependidikan, Career Development Center (CDC) Institut Daarul Qur’an mengadakan kuliah umum dengan tema “Strategi Peningkatan Kualifikasi Akademik Dosen dan Tenaga Pendidik Melalui Kesempatan Studi Lanjut” sebagai upaya peningkatan mutu sumber daya manusia dengan memberikan pengarahan terkait studi lanjut dan program beasiswa studi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 1 Desember 2020 dengan mengundang pembicara profesional dalam bidangnya yaitu Didin N. Hidayat, MA TESOL, Ph.D (Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FITK UIN Syarif Hidayatullah serta Koordinator Program 5000 Doktor Luar Negeri Kementerian Agama) dengan dimoderatori oleh Nana Meily Nurdiansyah, M.Pd sebagai pemandu sesi.

Tujuan umum program ini adalah untuk meningkatkan  mutu  dan  profesionalisme dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Institut Daarul Qur’an sebagai bagian dari peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan tinggi yang menjadi arah kebijakan Pemerintah dalam pendidikan nasional.

lima hal yang Beliau sampaikan dalam kuliah umum kali ini yaitu pertama, mengenai Dosen yang merupakan ujung tombak dan motor institusi untuk melaksanakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. Kedua, yaitu Strategi peningkatan kompetensi dan kualifikasi dosen mulai dari Tridharma Perguruan Tinggi, Pengembangan Jaringan dan Kesempatan Berbagi, dan peningkatan kapasitas pribadi. Ketiga, membahas tentang beasiswa dari berbagai negara yaitu Australia (Australia Awards Scholarship), New Zealand (New Zealand Scholarship), Germany (DAAD Scholarship), Japan (MEXT Scholarship), Italy (Invest Your Talent), The United Kingdom (Chevening Scholarship), Sweden (Swedish Institute Scholarship), dan The United States (Fulbright Scholarship). Keempat, membahas tentang beasiswa yang disediakan dalam negeri yaitu Jalur Reguler, Jalur Santri, Afirmasi Bidikmisi, Afirmasi Daerah Perbatasan, Afirmasi Pengabdian Daerah Perbatasan, dan Afirmasi Prestasi (Olimpiade, olahraga, seni, keagamaan). Kelima, membahas tentang Beasiswa 5000 Doktor beserta syarat-syaratnya yang berasal dari Kemenag. (Idaqu/ Feny)