Institut Daarul Qur’an perdana menyelenggarakan kegiatan PKKMB untuk mahasiswa baru angkatan perdana Tahun Ajaran 2020/2021 pada Sabtu, 26 September 2020. Kegiatan ini merupakan wahana untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

PKKMB perdana ini diadakan secara live online via You Tube “Institut Daqu”. Meski diadakan secara online, namun panitia PKKMB IDAQU mempersiapkan kegiatan ini secara serius, apik, dan tertata sehingga mampu menuai antusiasme mahasiswa baru.

Tak tanggung-tanggung, kegiatan PKKMB ini juga menghadirkan pembicara yang keren-keren yang dapat memberikan semangat, inspirasi, motivasi, sekaligus wejangan agar mahasiswa baru mampu melaksanakan studi dengan lancar hingga lulus nanti. Beberapa narasumber yang hadir di PKKMB yaitu KH. Yusuf Mansur, Ust. H. Anwar sani, Ust. H. Tarmizi Ashidiq, KH. Ahmad Jameel, KH. Ahmad Kosasih, dan Prof. Dr. H. Ahmad  Thib Raya. Kegiatan ini juga diisi sambutan oleh Mendikbud RI Nadiem makarim.

Tema yang diangkat dalam PKKMB kali ini adalah “Become Young Entrepreneur and Hafidz Qur’an with IDAQU”. Tema besar ini diangkat agar lulusan IDAQU kelak sukses dalam bidangnya dan juga Hafidz Qur’an.

Salah satu motivasi yang diberikan oleh Ustad Yusuf Mansur melalui cerita pengalaman orang-orang yang rendah pendidikannya namun bisa sukses karena impian dan do’a mereka yang kuat. Beliau berpesan agar Mahasiswa IDAQU yang memperoleh pendidikan lebih tinggi serta dibekali  Qur’an seharusnya mampu menjadi orang yang lebih hebat dan lebih sukses.

Pesan dari Rektor IDAQU, Ustadz H. Anwar sani yaitu agar para mahasiswa bisa melihat peluang dan meyakini bahwa masa depan akan luar biasa. Sebelum lulus, mahasiswa harus sudah sukses, jangan sukses harus menunggu lulus dulu. Beliau mengatakan “Bangun impianmu mulai hari ini. Bekerja keras dan gigih hari ini maka langkah ke depan akan lebih mudah dan jangan lupa untuk berdo’a agar sukses dunia akhirat”.

Pesan yang disampaikan Mendikbud yaitu “Kuliah itu untuk belajar di berbagai bidang bukan kuliah untuk kerja”. Pesan ini menyiratkan bahwa para mahasiswa harus semangat untuk lebih kreatif dalam berkarya dan bisa mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Beliau mengharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan solusi atas berbagai masalah yang ada di masyarakat.

Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya juga menyampaikan empat kunci untuk menjadi manusia yang berhasil yaitu Ikhlas, Rajin, Kesungguhan, dan do’a. Ikhlas berarti ikhlaskan hati atas niat mencapai ridha Allah. Rajin yaitu melakukan pekerjaan sampai tuntas. Kesungguhan yaitu kesungguhan dalam mencapai cita-citanya. Dan yang terakhir adalah do’a, karena dengan do’a maka segala sesuatu akan menjadi mungkin.

KH. Ahmad Jameel menerangkan tentang DAQU. D yaitu singkatan dari Dream, Pray, and Action. A yaitu Allah dulu, Allah lagi, Allah Terus. Q yaitu qur’an teman sepanjang hayat. Dan U adalah Usefull artinya menjadi seorang yang bermanfaat sepanjang hayat.

Semua diskusi yang disajikan secara menarik dari para pembicara mampu memantik semangat baru mahasiswa untuk mulai membangun impian yang disertai do’a. Semoga PKKMB perdana ini bisa mentransfer banyak energy positif untuk para mahasiswa agar siap melangkah menggapai setiap impian-impiannya. (Idaqu/ Feny)

Komentar
Bagikan: